Oleh : KH Hasyim Muzadi
Baginda
Rasulullah, Nabi Muhammad SAW, selalu melakukan persiapan jauh-jauh hari
sebelum datang bulan suci Ramadhan. Beliau selalu menunjukkan rasa gembira
tiada tara, kerena di bulan mulia itulah umat Islam selalu diberi kesempatan
untuk mendapat ridha, pahala, dan barokah-Nya.
Ramadhan
adalah bulan penuh barokah, bulan penuh kasih sayang Allah, bulan penuuh
ampunan-Nya, dan bulan ketika Sang Khaliq membuka lebar-lebar pendaftaran bagi
hamba-Nya untuk dibebaskan dari siksaan Api Neraka.
Setelah
sebelas bulan lamanya bergelimpang dosa, mengkonsumsi makanan yang kadang
syubhat bahkan haram, melihat pemandanganyang kadang dimurkai oleh oleh Allah,
mendengar dan melakukan maksiat dan kezaliman. Maka kini tiba saatnya selama
satu bulan kita menahan dan membersihkan itu semua.